Rum Pagau Tekankan Sinergi Lintas Sektor untuk Perkuat Pelayanan Kesehatan di Desa Rumbia

Boalemo156 Dilihat

POROSNEWS.ID, Boalemo – Bupati Boalemo, Rum Pagau, menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor dalam memperkuat pelayanan kesehatan dasar bagi masyarakat, khususnya di tingkat desa.

Hal tersebut disampaikan Rum Pagau saat menutup kegiatan Pelatihan Kader Kesehatan Desa Rumbia, Kecamatan Botumoito, Minggu (11/10/2026). Kegiatan itu turut didampingi Ketua TP. PKK Boalemo, Ny. Hartati Moha Pagau, Camat Botumoito, Nur Halim Iyabu.

Menurut Rum Pagau, pelatihan kader kesehatan tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peserta, tetapi juga memperkuat komitmen, koordinasi, serta kerja sama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Ia menekankan bahwa enam standar pelayanan minimal Posyandu perlu didorong agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat.

“Dalam mewujudkannya, tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, tetapi dibutuhkan kerja sama pemerintah daerah, tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan seluruh masyarakat, khususnya di masing-masing desa,” tegas Rum Pagau.

Ia juga mengajak seluruh pihak untuk membangun sinergi yang kuat agar masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan memperoleh pendampingan dari kader kesehatan.

Menurutnya, keberadaan kader kesehatan sangat penting dalam membantu masyarakat mengakses pelayanan dasar, sekaligus mendukung pelaksanaan program kesehatan di lingkungan desa.

Karena itu, penguatan kapasitas kader harus terus dilakukan agar mereka mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab sesuai amanat yang diberikan, terutama dalam mendampingi masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Sementara itu, Penjabat Kepala Desa Rumbia, Ridwan Diu, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Boalemo, khususnya Bupati Rum Pagau dan Camat Botumoito, yang telah mendukung sekaligus menutup seluruh rangkaian kegiatan pelatihan kader kesehatan tersebut.

Ia berharap materi dan pengetahuan yang diperoleh para peserta selama pelatihan dapat diterapkan secara nyata di tengah masyarakat, khususnya di Desa Rumbia.

Dengan adanya peningkatan kapasitas kader kesehatan serta dukungan dan kerja sama seluruh pemangku kepentingan, pelayanan kesehatan dasar di tingkat desa diharapkan semakin optimal dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.