Raih Terbaik Dua Data Kemiskinan, Wakil Bupati Risman Tolingguhu Serahkan Penghargaan Bupati kepada Kades Ombulo Hijau

Bonebolango80 Dilihat

POROSNEWS.ID, Bone Bolango — Di tengah dinamika perencanaan pembangunan daerah, sebuah pesan sederhana kembali ditegaskan: data yang akurat adalah fondasi keadilan. Dari sana, kebijakan menemukan arah, dan program menemukan sasaran.

Momentum itu hadir dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD Kabupaten Bone Bolango Tahun 2027. Bukan sekadar forum tahunan, tetapi ruang di mana kerja-kerja senyap di tingkat desa akhirnya mendapat panggung pengakuan, bertempat di Hotel El Madinah pada Kamis, (9/4/2026).

Wakil Bupati Bone Bolango, Risman Tolingguhu, menyerahkan langsung piagam penghargaan dari Bupati Ismet Mile kepada Kepala Desa Ombulo Hijau, Kecamatan Bonepantai. Desa ini dinobatkan sebagai Terbaik II dalam Updating Data Kemiskinan tingkat desa.

Penghargaan itu bukan sekadar simbol. Ia adalah penanda dari kerja yang tak selalu terlihat—proses panjang memastikan setiap angka merepresentasikan realitas, setiap data berbicara jujur tentang kondisi masyarakat.

Di balik capaian tersebut, ada dedikasi dan ketelitian. Sebab dalam isu kemiskinan, kesalahan kecil dalam data bisa berujung pada ketidaktepatan kebijakan. Dan di situlah peran pemerintah desa menjadi krusial: memastikan bahwa yang membutuhkan benar-benar terdata, dan yang terdata benar-benar mendapat perhatian.

Penyerahan penghargaan ini sekaligus menjawab berbagai spekulasi yang sempat beredar terkait peran Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut. Di forum resmi itu, kehadiran dan perannya terlihat jelas—bukan hanya sebagai representasi pemerintah daerah, tetapi juga sebagai bagian dari kesinambungan kepemimpinan.

Desa Ombulo Hijau menjadi contoh bahwa perubahan tidak selalu datang dari langkah besar, tetapi dari konsistensi dalam hal-hal mendasar. Pendataan yang rapi, komitmen yang terjaga, dan kesadaran bahwa pembangunan dimulai dari memahami kondisi riil masyarakat.

Musrenbang RKPD ini sendiri dihadiri oleh unsur Forkopimda, pimpinan OPD, para camat, kepala desa dan lurah, hingga perwakilan masyarakat. Mereka berkumpul bukan hanya untuk menyusun rencana, tetapi juga untuk memastikan bahwa arah pembangunan tetap berpijak pada kebutuhan nyata.

Dan dari satu desa di Bonepantai, pesan itu kembali ditegaskan: ketika data dikelola dengan benar, harapan pun bisa disusun dengan lebih pasti.