Mendesak Pemerintah Pusat Segera Mengambil Langka Nyata Untuk Jembatan Darurat Desa Polohungo

POROSNEWS.ID, Kabupaten Gorontalo – Jembatan di Desa Polohungo, Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo hingga saat ini masih dalam kondisi rusak parah dan belum menunjukkan adanya realisasi perbaikan dari Pemerintah Daerah.

Kerusakan yang telah berlangsung selama bertahun-tahun ini terus menjadi keluhan utama masyarakat, karena jembatan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kebutuhan sehari-hari warga.

Ketiadaan tindakan nyata dari pihak Pemda kabupaten Gorontalo membuat masyarakat terpaksa mencari alternatif lain yang penuh risiko. Salah satunya adalah dengan menyeberangi sungai secara langsung, meskipun kondisi arus sering kali tidak bersahabat. Situasi inilah yang kembali memakan korban, ketika seorang warga Desa Polohungo nekat menyeberangi sungai menggunakan sepeda motor demi kepentingan mendesak di pusat Kecamatan Tolangohula.

Saat mencoba melintasi sungai, derasnya arus air tiba-tiba menyeret motor yang dikendarainya. Peristiwa tersebut sempat menimbulkan kepanikan, mengingat kondisi sungai yang cukup berbahaya. Beruntung, beberapa warga yang berada di sekitar lokasi dengan sigap memberikan pertolongan. Dengan kerja sama dan upaya bersama, motor tersebut akhirnya berhasil diselamatkan, dan tidak sampai menimbulkan korban jiwa.

Kejadian ini kembali menjadi bukti nyata bahwa kerusakan jembatan di Desa Polohungo bukan sekadar persoalan infrastruktur biasa, melainkan persoalan keselamatan masyarakat. Setiap musim hujan, warga dipaksa menghadapi risiko besar hanya untuk menjalankan aktivitas dasar mereka.

Mujakir Rajak, sebagai salah satu pemuda desa polohungo, dengan tegas meminta perhatian serius dari pemerintah, khususnya pemerintah pusat, untuk segera mengambil langkah konkret. Ia menilai bahwa selama ini belum ada tindakan nyata dari Pemerintah Daerah Kabupaten Gorontalo dalam menangani persoalan tersebut, meskipun keluhan masyarakat sudah disampaikan melalui media sosial yang berulang ulang kali, dan melakukan aksi demonstrasi dikantor bupati Gorontalo sampai dengan saat ini tidak ada tindakan untuk realisasi nyata.

Ia juga menegaskan bahwa Presiden RI Prabowo Subianto telah intruksikan pembuatan satgas khusus jembatan darurat untuk mempermudah akses pelajar menuju sekolah, terutama terkait infrastruktur yang menjadi urat nadi kehidupan warga. Jembatan bukan hanya sekadar fasilitas fisik, tetapi merupakan penghubung utama yang menentukan kelancaran aktivitas dan kesejahteraan masyarakat.

Masyarakat Desa Polohungo kini hanya bisa berharap agar pemerintah tidak lagi menunda-nunda perbaikan jembatan tersebut. Mereka membutuhkan solusi nyata, bukan sekadar janji, agar aktivitas mereka dapat kembali berjalan dengan aman dan lancar tanpa harus mempertaruhkan nyawa demi keselamatan setiap hari.