Hartati Moha Pagau Ikuti Rakornas Dekranasda di Bali, Dorong Pengembangan Karawo dan Upia Ilamango

Boalemo, Nasional267 Dilihat

POROSNEWS.ID, Bali – Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Boalemo, Hartati Moha Pagau, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Boalemo mengikuti Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) dan Pelatihan Tata Kelola Dekranasda, Tim Penggerak PKK (TP PKK), dan Posyandu di Provinsi Bali, Kamis (22/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan kapasitas kelembagaan, serta mendorong tata kelola organisasi yang profesional, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Dalam kegiatan ini, Hartati Moha Pagau didampingi Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Boalemo, Rina Hambali Sarkam, S.T., Kepala Bappeda Kabupaten Boalemo, Srijun Dangkua, SP., MM., Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan (Kumperindag) Kabupaten Boalemo, Abdul Azis Djakatara, M.Pd., Kabid PAUD Dinas Pendidikan Kabupaten Boalemo, serta jajaran pengurus Dekranasda Kabupaten Boalemo.

Keikutsertaan lintas perangkat daerah dan organisasi pemberdayaan masyarakat ini diharapkan dapat memperkaya wawasan, memperkuat sinergi, serta menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Boalemo.

Salah satu fokus penting dalam pengembangan kerajinan daerah adalah memperkuat peran Dekranasda dalam membina para perajin, meningkatkan kualitas produk, mengembangkan inovasi desain, serta memperluas akses pemasaran produk kerajinan lokal.

Kabupaten Boalemo memiliki potensi kerajinan unggulan yang dapat terus dikembangkan, di antaranya Sulaman Karawo dan Upia Ilamango. Kedua produk tersebut tidak hanya mencerminkan kekayaan budaya lokal, tetapi juga memiliki peluang besar untuk dikembangkan menjadi produk fesyen dan kriya bernilai tambah yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

Melalui pembinaan yang berkelanjutan, inovasi desain, peningkatan kualitas produksi, dan strategi pemasaran yang tepat, produk kerajinan lokal diharapkan dapat semakin dikenal serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan pendapatan para perajin dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Selain pengembangan kerajinan, Rakornas dan pelatihan ini juga menekankan pentingnya sinergi antara TP PKK, Bappeda, Dinas Kumperindag, Dinas Pendidikan, serta unsur Posyandu dalam membangun program pemberdayaan masyarakat yang terpadu.

Penguatan perencanaan pembangunan, pengembangan UMKM, peningkatan kualitas pendidikan, pemberdayaan keluarga, dan pelayanan Posyandu perlu berjalan searah agar berbagai program yang dilaksanakan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Boalemo diharapkan mampu mengimplementasikan berbagai pengetahuan dan praktik baik yang diperoleh ke dalam program kerja yang konkret, terukur, dan berkelanjutan, sesuai dengan kebutuhan serta potensi daerah.

Partisipasi Hartati Moha Pagau bersama jajaran pemerintah daerah dan organisasi pemberdayaan masyarakat ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi dalam mengembangkan kerajinan lokal, mendorong pertumbuhan UMKM, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta mewujudkan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Boalemo.

Dengan penguatan koordinasi dan tata kelola organisasi yang semakin baik, potensi lokal seperti Sulaman Karawo dan Upia Ilamango diharapkan dapat berkembang menjadi produk unggulan yang tidak hanya menjaga warisan budaya Gorontalo, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Boalemo.