Aplikasi SIPADES, Wakil Bupati Lahmudin Hambali : Mewujudkan Tata Kelola Pemerintahan Desa Yang Tertib

Boalemo256 Dilihat

POROSNEWS.ID, Boalemo – Pengelolaan aset desa sebagai bagian penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang tertib, efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Kehadiran aplikasi SIPADES diharapkan mampu menjadi solusi dalam penataan dan inventarisasi aset desa secara lebih modern dan terintegrasi.

Itu disampaikan oleh Wakil Bupati Boalemo Lahmuddin Hambali pada Coaching Clinic Penyusunan dan Pengelolaan Aset Desa Berbasis Aplikasi Sistem Pengelolaan Aset Desa (SIPADES) Versi 3.0 yang diikuti oleh aparat desa dan pengelola aset desa se-Kabupaten Boalemo di Cabana Resto and Resort Botumoito, Sabtu (13/6/2026).

Lanjut Wakil Bupati Lahmudin Hambali, pengelolaan aset desa yang baik tidak hanya bertujuan mengamankan kekayaan milik desa, namun menciptakan tertib administrasi, memberikan kepastian hukum, serta mengoptimalkan pemanfaatan aset untuk meningkatkan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.

“SIPADES Versi 3.0 merupakan aplikasi berbasis web yang dirancang untuk membantu pengurus barang milik desa dalam melaksanakan administrasi, inventarisasi, dan pelaporan aset desa. Dengan sistem tersebut, data dan informasi aset desa dapat diakses secara cepat, tepat, dan akurat,” tutur Wakil Bupati Lahmudin Hambali.

Dan sesuai ketentuan yang berlaku, pengelolaan aset desa meliputi seluruh tahapan mulai dari perencanaan, pengadaan, penggunaan, pemanfaatan, pengamanan, pemeliharaan, penghapusan, pemindahtanganan, penatausahaan, pelaporan hingga pengawasan. Karena itu, peningkatan kapasitas aparatur desa menjadi kebutuhan yang sangat penting.

“Pengelolaan aset desa yang baik akan menjadi fondasi bagi terwujudnya pemerintahan desa yang melayani, sederhana, transparan, dan akuntabel,” ujarnya.

Melalui coaching clinic dapat memperkuat kapasitas aparatur desa sekaligus mendorong digitalisasi tata kelola pemerintahan desa melalui pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan aset desa.