Wakil Bupati Lahmudin Hambali Terima Kunjungan Tim Konsultan Kementerian Pertahanan

Boalemo107 Dilihat

POROSNEWS.ID, Boalemo – Wakil Bupati Boalemo menerima kunjungan Tim Konsultan Kementerian Pertahanan dalam rangka pembahasan awal perencanaan Detail Engineering Design (DED) pembangunan Batalyon yang direncanakan berlokasi di Desa Piloliyanga, Kecamatan Tilamuta pada Sabtu, (11/4/2026).

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis pemerintah pusat bersama pemerintah daerah dalam mempersiapkan pembangunan sarana pertahanan yang representatif serta mendukung penguatan sistem pertahanan wilayah di Kabupaten Boalemo.

Dalam Kunjungan tersebut, Tim Konsultan Kementerian Pertahanan yang diwakili oleh Bapak Ugra, S.T. dan Bapak Galih, S.Ars. melakukan koordinasi awal terkait rencana teknis pembangunan, termasuk pengumpulan data serta peninjauan awal terhadap rencana lokasi pembangunan Batalyon.

Wakil Bupati Boalemo menyampaikan apresiasi atas kunjungan dan perhatian dari Kementerian Pertahanan terhadap daerah, khususnya dalam upaya memperkuat sistem pertahanan serta mendorong pembangunan infrastruktur strategis di Kabupaten Boalemo.

Menurutnya, pembangunan Batalyon ini diharapkan tidak hanya memperkuat aspek pertahanan negara, tetapi juga memberikan dampak positif bagi perkembangan wilayah, peningkatan ekonomi masyarakat, serta percepatan pembangunan daerah.

“Kami berharap proses perencanaan hingga pelaksanaan pembangunan nantinya dapat berjalan dengan baik dan lancar, sehingga kehadiran Batalyon di Kabupaten Boalemo dapat memberikan manfaat besar bagi keamanan dan kemajuan daerah,” ujar Wakil Bupati.

Wakil Bupati dalam kegiatan tersebut turut Di dampingi Kepala Kantor Pertanahan Boalemo, Sekretaris Badan Kesbangpol, Camat Tilamuta, Kabag Kesra, Kabag Ekonomi, Kabag Tapem, Kabid Bina Marga serta Kabid Kesbangpol, yang bersama-sama hadir pada proses koordinasi dan pembahasan rencana pembangunan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Boalemo berharap proses penyusunan DED pembangunan Batalyon ini dapat segera rampung sehingga tahapan pembangunan dapat direalisasikan dalam waktu yang direncanakan.