POROSNEWS.ID, Bone Bolango – Upaya inovatif dalam mendekatkan pelayanan hukum kepada masyarakat terus dilakukan oleh Kejaksaan Negeri Bone Bolango. Melalui Tim Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), kini pelayanan hukum keliling dilaksanakan dengan menggunakan sepeda sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan efisiensi energi yang dicanangkan pemerintah.
Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Negeri Bone Bolango, Heriyadi Djunaidi, menjelaskan bahwa inovasi tersebut tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap layanan hukum, tetapi juga sebagai langkah konkret dalam mengurangi ketergantungan terhadap kendaraan berbahan bakar fosil.
“Pelayanan hukum keliling dengan sepeda ini merupakan bentuk komitmen kami untuk tetap hadir di tengah masyarakat, sekaligus mendukung efisiensi energi. Kami ingin menunjukkan bahwa keterbatasan bukan menjadi hambatan untuk memberikan pelayanan terbaik,” ujar Heriyadi.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat secara langsung berkonsultasi terkait permasalahan hukum perdata dan tata usaha negara, mendapatkan penyuluhan hukum, hingga memperoleh informasi hukum secara lebih mudah dan cepat.
Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Bone Bolango, Feddy Hantyo Nugroho, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif yang dilakukan jajaran Datun. Menurutnya, inovasi tersebut sejalan dengan semangat institusi dalam menghadirkan pelayanan publik yang adaptif dan berkelanjutan.
“Kami sangat mendukung langkah kreatif ini. Pelayanan hukum harus terus berinovasi mengikuti kebutuhan masyarakat, namun tetap selaras dengan kebijakan pemerintah, termasuk dalam hal efisiensi energi dan kepedulian terhadap lingkungan,” ungkap Feddy.
Ia juga menegaskan bahwa pelayanan hukum tidak boleh terhenti hanya karena keterbatasan sarana. Justru melalui inovasi seperti ini, Kejaksaan dapat semakin dekat dengan masyarakat serta memberikan manfaat yang lebih luas.
Melalui program pelayanan hukum keliling berbasis sepeda ini, Kejaksaan Negeri Bone Bolango menegaskan komitmennya dalam menghadirkan layanan hukum yang inklusif, ramah lingkungan, dan berkelanjutan. Inovasi ini sekaligus menjadi contoh bahwa pelayanan publik dapat tetap berjalan efektif tanpa bergantung pada penggunaan energi berlebih.











