Buka FGD, Bupati Rum Pagau Siapkan Lahan Untuk Sekolah Nasional Terintegrasi

Boalemo73 Dilihat

POROSNEWS.ID, Boalemo – Program ini sudah direncanakan sejak tahun 2012, sebab saya menginginkan setiap kecamatan itu ada sekolah unggulan di wilayah Boalemo.

Itu disampaikan oleh Bupati Boalemo, Rum Pagau di dampingi Sekretaris Daerah Nurdin Baderan, dan Kepala Dinas Pendidikan pada focus grup diskusi tentang verval lapangan sekolah nasional terintegrasi (SNT) yang bertempat di kantor Bapppeda, Selasa (19/5/2026).

Lanjut Bupati Rum Pagau, Alhamdulillah sudah datang sendiri.

“Peluang ini jangan sampai tidak dimanfaatkan dan ini harapan kita bersama yang harus diwujudkan,” harap Bupati Rum Pagau.

Apa lagi program di Boalemo itu perkebunan, pertanian dan peternakan, bahkan saya akan menyiapkan lahan untuk perkebunan.

Olehnya OPD yang berkaitan dengan program ini harus pro aktif untuk melengkapi dokumen apa saja yang di perlukan demi mewujudkan sekolah nasional terintegrasi.

Sementara Kepala BPMP Gorontalo Rudi Saifullah menyampaikan bahwa Bapak Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meminta di semua kecamatan di Indonesia harus ada sekolah nasional terintegrasi (SNT).

Dan beliau juga meminta di sekolah bahwa bahasa Indonesia itu wajib karena nantinya di sekolah tersebut ada bahasa Inggris, ada bahasa Mandarin, bahasa Jepang, bahasa Arab, bahasa Prancis, dan juga fokusnya sains teknologi, dan lainnya.

Selain itu juga ada lapangan lahan pertanian, lahan peternakan, lahan perkebunan, untuk anak-anak praktek.

Makanya oleh Kementerian menterjemahkan arahan-arahan dari bapak Presiden. Dan sekolah nasional terintegrasi ini akan di bangun serta berada di satu manejemen tata kelola dimana ada Direktur yang membawahi kepala-kepala sekolah.

Dan para guru di Boalemo boleh mendaftar sebagai Direktur atau kepala-kepala sekolah.

Sekolah nasional terintegrasi nantinya lengkap dengan segala fasilitasnya sebab setara sekolah internasional.