Petani di Botumoito Boalemo Kesulitan Dapat Pupuk

Berita Utama, Boalemo107 Dilihat

POROSNEWS.ID, Boalemo – Di saat petani tidak dapat bantuan benih jagung atau benih lainnya, terpaksa berusaha membeli benih jagung atau benih lainnya agar bisa menanam, dan begitu sudah menanam lalu butuh pupuk, lagi-lagi kesulitan dapat pupuk meskipun sudah waktunya pemupukan tanaman jagung atau lainnya.

Itu disampaikan Astian Latiku istri seorang petani di Desa Botumoito setelah beberapa kali datang ke tempat di agen pengecer pupuk di Desa Patoameme Kecamatan Botumoito, Boalemo, Selasa (2/6/2026).

Lanjutnya, jagung kami sudah berumur satu bulan tentu sudah bagus di pupuk, tapi begitu datang di agen pengecer, pupuk habis meskipun ada berebutan untuk dapat pupuk bahkan orang yang antrian pun tidak dapat pupuk.

“Ketergantungan petani itu di pupuk agar tanaman bisa menghasilkan bagus, jika tanaman tidak di pupuk, maka petani siap-siap gagal panen”, tegas Astian.

Jadi, kami hanya berharap pemerintah dan instansi lainnya sebagai penanggung jawab distribusi pupuk di wilayah Provinsi Gorontalo khususnya di Kabupaten Boalemo untuk dapat mengatasi apa yang menjadi kebutuhan petani.

Sementara Petugas Lapangan Pupuk Indonesia Kabupaten Boalemo, Rahman Is Tamrin menyampaikan bahwa stok pupuk untuk wilayah Boalemo mencukupi tapi kami saat ini terkendala dengan kendaraan yang mengisi solar.

Dan distribusi pupuk di setiap kecamatan itu terjadwal dan juga berdasarkan dengan data petani dari penyuluh pertanian.

“Disetiap kecamatan data petani berbeda-beda dan koata pupuk setiap kecamatan sudah di tetapkan oleh pemerintah berdasarkan data penyuluh pertanian yang sudah di daftarkan dalam sistem,” tutur Rahman.

Petani pun jika kehabisan pupuk di wilayah kecamatannya tidak boleh membeli pupuk di kecamatan lain karena itu sudah ditentukan oleh pemerintah.