Indeks Kualitas Data ASN Tinggi, Bone Bolango Tembus Skor 99,50 Tahun 2026

Bonebolango96 Dilihat

POROSNEWS.ID, Bone Bolango – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango kembali mencatatkan kinerja impresif di sektor tata kelola kepegawaian. Berdasarkan hasil penilaian sementara Indeks Kualitas Data Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2026 yang dirilis Badan Kepegawaian Negara (BKN), daerah ini berhasil menembus skor 99,50 dengan kategori “Tinggi”.

Capaian tersebut menempatkan Bone Bolango sebagai salah satu daerah dengan kualitas pengelolaan data ASN yang nyaris sempurna. Penilaian itu merujuk pada Surat Edaran BKN Nomor 1772/B-SI.01.01/SD/E/2026, yang mengukur empat indikator utama, yakni kelengkapan data, ketepatan waktu, akurasi, serta konsistensi data ASN.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Bone Bolango, Hamdy Gufran Mile, menegaskan bahwa hasil ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam membangun sistem kepegawaian yang berbasis data berkualitas.

Menurutnya, capaian tersebut tidak lepas dari sinergi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang secara konsisten melakukan pembaruan dan validasi data ASN.

“Ini adalah hasil kerja kolektif. Seluruh OPD berperan aktif memastikan data ASN tetap mutakhir, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Hamdy, Sabtu (11/4/2026).

Ia menambahkan, penguatan sistem informasi kepegawaian serta peningkatan kapasitas pengelola data menjadi faktor kunci dalam menjaga kualitas tersebut tetap stabil, bahkan meningkat ke depan.

Lebih jauh, capaian ini juga disebut sejalan dengan arah kebijakan Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, yang menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan berbasis data sebagai fondasi pengambilan keputusan yang tepat dan akuntabel.

Dengan skor yang hampir menyentuh angka sempurna, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango optimistis mampu terus mendorong reformasi birokrasi yang profesional, transparan, dan berintegritas.

Langkah ini sekaligus memperkuat posisi Bone Bolango dalam mewujudkan visi pembangunan daerah yang unggul melalui tata kelola pemerintahan yang modern dan berbasis data.