Dukcapil Bone Bolango Jalani Audit ISO/IEC 27001, Keamanan Data Penduduk Jadi Fokus

Bonebolango139 Dilihat

POROSNEWS.ID, Bone Bolango — Keamanan data kependudukan menjadi perhatian Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Bone Bolango. Hal itu terlihat dari pelaksanaan audit surveillance ISO/IEC 27001 yang dilakukan Tim Audit PT TSI (Tim Sertifikasi Internasional) bersama Tim PIAK Dukcapil Kementerian Dalam Negeri, Selasa (6/10/2026).

Audit tersebut merupakan bagian dari proses surveillance untuk menilai konsistensi penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) sekaligus memastikan pengelolaan teknologi dan keamanan informasi dalam administrasi kependudukan tetap berjalan sesuai standar.

Bone Bolango menjadi salah satu daerah yang mendapat kepercayaan mengikuti proses surveillance tersebut. Secara nasional, kegiatan ini melibatkan 23 kabupaten/kota yang tersebar di tujuh provinsi.

Tim audit terdiri dari Rakean Bagus selaku Auditor Eksternal TSI dan M. Riki Darmayuda dari Tim SDMTIK Ditjen Dukcapil.

Kedatangan tim audit diterima langsung Kepala Dinas Dukcapil Bone Bolango, Oktavianus SW. Rahman, didampingi Sekretaris Dinas Budiyanto Sahabu, Kepala Bidang PIAK Dudiyanto Pakaya, jajaran Dinas Dukcapil, serta tim dari Dinas Sosial dan Dukcapil Provinsi Gorontalo.

Dalam prosesnya, audit tidak sekadar melihat keberadaan dokumen atau kebijakan. Penilaian juga mencakup penerapan prosedur, pengelolaan risiko, keamanan teknologi informasi, hingga berbagai kontrol keamanan dalam pengelolaan data kependudukan.

Bagi Dukcapil, aspek tersebut menjadi penting karena transformasi pelayanan administrasi kependudukan kini semakin bergantung pada sistem digital. Di sisi lain, data kependudukan merupakan informasi masyarakat yang harus dikelola dengan tingkat keamanan dan tanggung jawab yang tinggi.

Kepala Dinas Dukcapil Bone Bolango, Oktavianus SW. Rahman, menyambut baik pelaksanaan surveillance tersebut.

«“Kami menyambut baik proses surveillance ini. Ini menjadi kesempatan bagi kami untuk memastikan apa yang sudah berjalan tetap konsisten dan bagian-bagian yang masih perlu diperbaiki dapat segera ditingkatkan,” ujarnya.»

Menurut Oktavianus, perkembangan pelayanan berbasis digital harus berjalan beriringan dengan penguatan keamanan informasi. Digitalisasi tidak hanya berbicara tentang kecepatan pelayanan, tetapi juga bagaimana data masyarakat terlindungi dan dikelola sesuai standar.

Karena itu, hasil audit akan menjadi bagian dari bahan evaluasi bagi Dukcapil Bone Bolango untuk melihat sejauh mana penerapan Sistem Manajemen Keamanan Informasi telah berjalan sekaligus mengidentifikasi ruang-ruang yang masih membutuhkan perbaikan.

Dukcapil Bone Bolango berkomitmen menindaklanjuti hasil audit tersebut sebagai bagian dari upaya peningkatan berkelanjutan.

Pada akhirnya, keamanan data bukan hanya persoalan teknologi. Di balik setiap data kependudukan terdapat identitas warga yang harus dijaga. Karena itu, penguatan sistem keamanan informasi menjadi bagian penting dalam membangun pelayanan administrasi kependudukan yang tidak hanya cepat dan digital, tetapi juga aman serta dapat dipercaya masyarakat.