Dorong Kemandirian Pangan Daerah, Bupati Rum Pagau MoU Bersama PT. Berdikari

Boalemo, Jakarta52 Dilihat

POROSNEWS.ID, Jakarta – Kerjasama pemerintah daerah bersama PT. Berdikari sebagai anak perusahaan BUMN pangan ID Food merupakan langkah konkret dalam mewujudkan ketahanan pangan daerah dan meningkatkan kesejahteraan petani-peternak lokal.

Itu disampaikan oleh Bupati Boalemo, Rum Pagau setelah penandatanganan terkait pengembangan Hilirisasi Peternakan Ayam Terintegrasi di Kabupaten Boalemo di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Lanjut Bupati Rum Pagau, tujuannya untuk membangun ekosistem peternakan ayam yang modern, efisien, dan berkelanjutan di Boalemo, mulai dari hulu hingga hilir. Program ini mencakup penyediaan bibit ayam (DOC), pakan ternak berkualitas, pendampingan teknis bagi peternak rakyat, hingga pengolahan hasil panen menjadi produk bernilai tambah tinggi.

“Adanya hilirisasi terintegrasi bersama PT Berdikari, kita tidak hanya sekadar menjual ayam hidup, tetapi juga mengolahnya menjadi berbagai produk olahan seperti nugget, sosis, atau daging beku. Ini akan membuka lapangan kerja baru dan meningkatkan nilai ekonomi bagi masyarakat Boalemo,” tutur Bupati Rum Pagau.

Sementara Direktur Utama PT Berdikari, menegaskan komitmen perseroan untuk mendukung program pemerintah daerah dalam mengembangkan potensi peternakan lokal. PT Berdikari akan menyediakan teknologi terkini, akses permodalan, serta jaminan penyerapan hasil produksi peternak mitra melalui skema kemitraan yang adil dan transparan.

“Boalemo memiliki potensi sumber daya alam dan manusia yang besar. Melalui skema Hilirisasi Ayam Terintegrasi (HAT), kami ingin memastikan bahwa peternak rakyat dapat bersaing di pasar nasional dengan standar kualitas yang tinggi,” kata Dirut PT Berdikari.

Ruang lingkup kerjasama dalam MoU ini meliputi :

1. Pengembangan Klaster Peternakan: Pembangunan kandang modern dan fasilitas pendukung di beberapa kecamatan prioritas di Boalemo.

2. Pendampingan Teknis: Pelatihan bagi peternak dalam manajemen pemeliharaan, kesehatan hewan, dan biosekuriti.

3. Hilirisasi Produk: Pembangunan unit pengolahan hasil (UPH) skala kecil-menengah untuk
menghasilkan produk olahan ayam siap konsumsi.

4. Pemasaran Terintegrasi: Pemanfaatan jaringan distribusi PT Berdikari dan platform digital untuk memasarkan produk dari Boalemo ke pasar yang lebih luas.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Boalemo menambahkan bahwa implementasi proyek ini direncanakan dimulai pada kuartal III tahun 2026, dengan target awal melibatkan ratusan peternak rakyat di wilayah sentra produksi.

Penandatanganan MoU ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang terus memantau dan mendorong percepatan proyek hilirisasi komoditas pangan strategis, termasuk ayam, untuk mengurangi ketergantungan impor dan stabilisasi harga di tingkat konsumen.

Adanya kerjasama ini, Kabupaten Boalemo diharapkan dapat menjadi salah satu lumbung protein hewani di Sulawesi Gorontalo, sekaligus mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor agribisnis yang bernilai tambah tinggi.