Bupati Ismet Mile : Sekolah Harus Menjadi Benteng Perlawanan terhadap Kemiskinan dan Ketimpangan

Bonebolango254 Dilihat

POROSNEWS.ID, Bone Bolango – Pendidikan tidak pernah sekadar urusan ruang kelas, administrasi sekolah, atau pergantian jabatan. Di balik pelantikan kepala sekolah tersimpan harapan besar tentang masa depan daerah: bagaimana sekolah mampu menjadi benteng terakhir dalam melawan kemiskinan, ketimpangan, dan keterbelakangan.

Pesan itulah yang mengemuka saat Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, melantik dan mengukuhkan kepala sekolah jenjang TK dan SD yang dirangkaikan dengan Orientasi PPPK Formasi Jabatan Fungsional Guru Angkatan V di kawasan Wisata Sungai Botu Motoli’oluwo, Desa Longalo, Kecamatan Bulango Utara, Selasa (21/7/2026).

Di hadapan para pendidik, Ismet menegaskan bahwa jabatan kepala sekolah bukanlah sekadar posisi administratif yang berhenti pada urusan birokrasi. Jabatan itu adalah amanah moral yang kelak dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada masyarakat, tetapi juga di hadapan Allah SWT.

“Jabatan yang dipercayakan kepada saudara-saudara hari ini harus diwujudkan dalam kerja nyata. Integritas, tanggung jawab, dan komitmen untuk memajukan pendidikan harus menjadi pegangan utama dalam menjalankan tugas,” tegasnya.

Bagi Ismet, kepemimpinan di sekolah tidak cukup diukur dari tertibnya administrasi atau lengkapnya laporan. Kepala sekolah harus menjadi penggerak perubahan yang mampu membangun ekosistem pendidikan yang melahirkan generasi cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Ia mengingatkan bahwa perkembangan teknologi yang berlangsung begitu cepat menuntut dunia pendidikan untuk terus beradaptasi. Sekolah harus menjadi ruang yang membuka peluang bagi setiap anak untuk berkembang, sekaligus membangun karakter yang kuat sebagai bekal menghadapi masa depan.

“Tidak ada pilihan lain selain bekerja sungguh-sungguh. Tanggung jawab saudara adalah memastikan sekolah menjadi tempat lahirnya generasi yang cerdas, berakhlak, dan memiliki daya saing,” ujarnya.

Lebih jauh, Ismet menghubungkan pendidikan dengan persoalan-persoalan mendasar yang masih dihadapi masyarakat Gorontalo, seperti kemiskinan dan stunting. Menurutnya, kualitas sumber daya manusia tidak akan lahir tanpa pendidikan yang bermutu. Karena itu, sekolah memiliki peran strategis dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi.

Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS), ia menyebut Provinsi Gorontalo masih berada dalam kelompok daerah dengan tingkat kemiskinan yang relatif tinggi. Kondisi tersebut, kata Ismet, tidak boleh hanya dipandang sebagai angka statistik, melainkan menjadi panggilan bagi seluruh insan pendidikan untuk bekerja lebih keras menciptakan perubahan.

“Kalau kualitas pendidikan meningkat, maka kualitas sumber daya manusia juga akan meningkat. Dari situlah kita bisa bersama-sama menurunkan kemiskinan dan stunting yang masih menjadi tantangan daerah,” katanya.

Di penghujung sambutannya, Ismet menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kepala sekolah yang baru dilantik dan para peserta Orientasi PPPK Guru Angkatan V. Ia berharap amanah yang diberikan dijalankan dengan penuh integritas dan menjadi pengabdian nyata untuk mencerdaskan anak-anak Bone Bolango.

“Selamat mengemban amanah. Jadikan jabatan ini sebagai pengabdian untuk mencerdaskan anak-anak Bone Bolango dan menyiapkan generasi masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.