POROSNEWS.ID, Boalemo – Apresiasi kepada Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Gorontalo, dimana telah mensupport kegiatan – kegiatan di daerah, baik di Kabupaten/Kota mapun di Provinsi. Supaya pertumbuhan ekonomi di daerah cepat dan bisa dinikmati oleh masyarakat.
Itu disampaikan oleh Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau saat membuka High Level Meeting dan Capacity Building Neraca Pangan yang di gelar Bagian Ekonomi dan SDM di cabana Resort Pantai Boluhutuo, Kamis, (17/9/2026).
Dan Bank Indonesia tidak pernah kasih pinjam uang, tapi mereka menyuplai uang ke seluruh bank dan bisa mencetak uang dalam kondisi-kondisi tertentu. Olehnya kerja sama dengan Bank Indonesia penting, sebab mereka tahu kondisi daerah masing-masing.
Bersyukur Boalemo mendapat perhatian dari Bank Indonesia, tentunya dengan daerah-daerah lain. Olehnya manfaatkan ini dengan baik supaya pertumbuhan ekonomi kita menjadi lebih baik.
“Boalemo penghasil jagung terbesar di Provinsi Gorontalo, Semestinya kalau terbesar uangnya banyak. Boalemo penghasil jagung terbesar, tapi termiskin juga nomor satu di Provinsi Gorontalo, kan aneh. Aneh tapi nyata,” tegas Bupati Rum Pagau.
Semenjak saya bupati periode pertama, bukan saya tidak setuju dengan jagung, tapi jagung ini sudah turun-temurun menjadi pekerjaan kita, orang tua kita. Tetapi sampai dengan saat ini, belum pernah orang yang berubah kerhidupannya karena jagung. Kecuali orang-orang yang diberi kepercayaan oleh tengkulak-tengkulak kecil yang ada di Gorontalo, diberikan modal untuk petani sekaligus pengikat yang tidak bisa ditawar-tawar.
Pada periode kedua ini, saya telah memprogramkan tanaman tahunan seperti durian, coklat, pala, kelapa sawit dan bambu petung. Saya ingin masyarakat Boalemo sejahtera dengan tanaman – tanaman tahunan. Untuk itu, saya berharap kepada pimpinan OPD menjadi contoh bagi masyarakat untuk menanam tanaman tahunan guna kesejahteraan masyarakat Kabupaten Boalemo.









