Bone Bolango Tembus 10 Besar Nasional Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan

Bonebolango149 Dilihat

POROSNEWS.ID, Bone Bolango – Kabupaten Bone Bolango kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional. Berkat komitmen dan berbagai inovasi dalam memperluas perlindungan jaminan sosial bagi pekerja, daerah yang dipimpin Bupati Ismet Mile berhasil menembus peringkat 10 besar nasional dalam capaian kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan serta menjadi yang terbaik di Provinsi Gorontalo.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM Kabupaten Bone Bolango, Jumaidil, mengungkapkan capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong perlindungan pekerja melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

“Alhamdulillah, Bone Bolango secara nasional saat ini menduduki peringkat 10 dan peringkat 1 se-Provinsi Gorontalo,” ujar Jumaidil saat diwawancarai, Jumat (29/5/2026).

Menurutnya, pencapaian tersebut menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dibandingkan triwulan pertama tahun 2026. Pada periode tersebut, Bone Bolango masih berada di posisi ke-19 nasional dengan tingkat kepesertaan sekitar 64,7 persen. Namun pada triwulan kedua, angka kepesertaan meningkat menjadi 70,37 persen sehingga mengantarkan daerah itu masuk dalam jajaran 10 besar nasional.

Jumaidil menjelaskan, peningkatan tersebut tidak terlepas dari penerapan tujuh inovasi yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango bersama berbagai pihak terkait. Inovasi tersebut meliputi Program Jaksa Pelindung Pekerja, Gerakan ASN Peduli Pekerja, Gerakan CSR Peduli Pekerja Sekitar, perlindungan bagi pengurus UPZ dan mustahik, optimalisasi perlindungan badan usaha, UMKM, galian C dan BUMDes, perlindungan pekerja mandiri melalui PPPKW, serta perlindungan bagi tenaga outsourcing pemerintah daerah.

Selain itu, pemerintah daerah secara konsisten melakukan evaluasi bersama BPJS Ketenagakerjaan setiap triwulan guna memantau perkembangan kepesertaan dan memastikan target yang telah ditetapkan dapat tercapai.

“Indikator penilaiannya hanya antara pekerja yang wajib menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan yang sudah terdaftar,” jelasnya.

Untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian tersebut, Dinas Tenaga Kerja, Koperasi dan UMKM Bone Bolango terus mengintensifkan edukasi kepada masyarakat, pelaku usaha, serta berbagai stakeholder agar semakin banyak pekerja yang terlindungi dalam program jaminan sosial ketenagakerjaan.

Menurut Jumaidil, manfaat program BPJS Ketenagakerjaan sangat dirasakan masyarakat, khususnya pekerja sektor nonformal yang selama ini mendominasi lapangan pekerjaan di Bone Bolango.

“Mayoritas masyarakat kita bekerja secara mandiri dan terus kita dorong untuk bisa mendaftar menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan,” katanya.

Saat ini, masih terdapat sekitar 25 ribu pekerja di Bone Bolango yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Karena itu, pemerintah daerah menargetkan capaian Universal Coverage Jamsostek (UCJ) mencapai 80 persen pada tahun 2026 sebagai langkah menuju target 100 persen perlindungan bagi seluruh pekerja di Kabupaten Bone Bolango.

Capaian tersebut menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dalam menghadirkan perlindungan sosial yang lebih luas bagi pekerja, sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat melalui jaminan ketenagakerjaan yang berkelanjutan.