Tofandra Pulubuhu Soroti Jalan Rusak di Desa Puncak : Ini Bentuk Kelalaian Pemerintah

POROSNEWS.ID, Gorontalo – Pemuda Desa Puncak, Kecamatan Pulubala, Kabupaten Gorontalo, Tofandra Pulubuhu, melontarkan kritik keras terhadap kondisi jalan desa yang hingga kini tak kunjung diperbaiki. Ia menilai kerusakan jalan yang semakin parah merupakan bentuk nyata kelalaian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat.

Dalam pernyataannya, Tofandra menegaskan bahwa jalan di Desa Puncak sudah tidak layak disebut sebagai akses publik. Lubang besar, genangan lumpur, dan badan jalan yang rusak parah telah menjadi ancaman serius bagi keselamatan warga.

“Ini bukan lagi soal jalan rusak biasa. Ini sudah masuk kategori pembiaran. Pemerintah seolah tutup mata terhadap penderitaan masyarakat Desa Puncak,” tegas Tofandra.

Ia juga menyoroti dampak luas dari kerusakan jalan tersebut, mulai dari lumpuhnya aktivitas ekonomi hingga terganggunya akses pendidikan dan layanan kesehatan. Menurutnya, masyarakat setiap hari dipaksa mempertaruhkan keselamatan hanya untuk menjalankan aktivitas rutin.

“Petani kesulitan mengangkut hasil panen, anak-anak harus melewati jalan berlumpur untuk sekolah, dan warga sakit terhambat mendapatkan penanganan. Ini kondisi yang sangat memprihatinkan,” lanjutnya.

Tofandra mendesak Pemerintah Kabupaten Gorontalo untuk segera turun tangan dan tidak hanya memberikan janji tanpa realisasi. Ia menegaskan bahwa masyarakat sudah terlalu lama menunggu kepastian.

“Jangan tunggu ada korban baru bergerak. Jalan ini adalah urat nadi kehidupan masyarakat. Kalau ini terus diabaikan, jangan salahkan jika kepercayaan publik semakin hilang,” ujarnya dengan nada tegas.

Ia juga membuka kemungkinan adanya gerakan kolektif dari pemuda dan masyarakat jika tuntutan mereka tidak segera direspons.

“Jika tidak ada langkah konkret dalam waktu dekat, kami akan turun dan menyuarakan ini lebih besar. Ini hak kami sebagai masyarakat,” pungkasnya.

Pernyataan Tofandra Pulubuhu menjadi representasi kegelisahan warga Desa Puncak yang berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah terhadap kondisi infrastruktur yang kian memprihatinkan. (AK).