Demi Kesejahteraan Masyarakat, Bupati Ajak Petani Tanam Bambu Petung Aset Masa Depan

Boalemo36 Dilihat

POROSNEWS.ID, Boalemo – Masyarakat di wilayah Tilamuta, Botumoito, dan Mananggu, perlu memahami dan melihat bambu pentung bukan sekadar tanaman liar, tapi aset investasi masa depan.

Dan melalui sosialisasi ini menjadi penting supaya tidak ada keraguan bagi petani saat memulai masa tanam.

Itu disampaikan oleh Bupati Boalemo Rum Pagau pada sosialisasi mengenai manfaat budidaya tanaman bambu pentung yang berlangsung di Aula Dinas Pertanian Boalemo, Sabtu, (7/2/2026).

Olehnya melalui Dinas Pertanian secara resmi memulai langkah strategis untuk menjadikan bambu pentung sebagai salah satu komoditas unggulan baru bagi masyarakat.

“Makanya perlu edukasi yang masif supaya masyarakat benar-benar mengetahui keunggulan dan nilai ekonomi dari bambu pentung. Kami ingin ketika bibit sudah di tangan, masyarakat sudah memiliki kesiapan mental dan teknis untuk merawatnya hingga menghasilkan,” tutur Bupati Rum Pagau.

Langkah ini sebagai komitmen nyata pemerintah daerah dalam mendukung program, dimana tahun anggaran 2026, pemerintah daerah telah menyiapkan 11.000 bibit bambu pentung yang berkualitas dan akan didistribusikan secara gratis kepada kelompok tani dan masyarakat di wilayah sasaran.

“Dengan menanam bambu pentung, kita mendapatkan dua keuntungan sekaligus, pelestarian lingkungan atau ekologi kita terjaga sebab bambu sangat baik dalam menyerap air, dan secara ekonomi pendapatan keluarga bisa bertambah signifikan dalam jangka panjang,” tegas Bupati Rum Pagau.

Untuk itu, kehadiran PT Bambu Nusa Verde Jakarta diharapkan mampu menjawab tantangan mengenai pemasaran hasil panen nantinya. Kerjasama ini menunjukkan bahwa Pemkab Boalemo tidak hanya memberikan bantuan di hulu (bibit), tetapi juga mulai memikirkan kesiapan di hilir (pasar).

Dengan adanya dukungan penuh dari Dinas Pertanian, program budidaya bambu pentung ini diharapkan dapat menjadi pilar baru dalam memperkuat ketahanan ekonomi berbasis lingkungan di Boalemo.

Dalam sosialisasi tersebut di hadiri Kepala Dinas Pertanian, Andi Faisal Hurudji. pakar dari PT Bambu Nusa Verde Jakarta pun dihadirkan sebagai pemateri utama guna memberikan pemahaman mendalam bagi para peserta.