POROSNEWS.ID, Kota Gorontalo — Bupati Bone Bolango Ismet Mile menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Tahun 2026.
Hal itu disampaikan Ismet saat membuka Bimbingan Teknis (Bimtek) Penanganan Pengelolaan Keuangan Dana BOSP Tahun 2026 yang berlangsung di Grand Q Hotel, Kota Gorontalo, Selasa (22/9/2026).
Ismet meminta para kepala sekolah dan bendahara satuan pendidikan memahami serta menerapkan seluruh ketentuan yang berkaitan dengan pengelolaan dana BOSP. Menurutnya, setiap penggunaan anggaran harus dilakukan secara tepat sasaran dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Pengawasan terhadap dunia pemerintahan saat ini datang dari segala arah. Oleh sebab itu, seluruh petunjuk teknis yang didapatkan dalam pelatihan ini harus benar-benar dipahami dan diterapkan dalam pengelolaan dana sekolah sehari-hari,” ujar Ismet.
Ia menegaskan, kepatuhan terhadap regulasi menjadi salah satu indikator penting dalam mewujudkan pengelolaan keuangan yang profesional.
“Integritas kita sebagai pengelola anggaran dipertaruhkan dari sejauh mana kita taat aturan. Jangan pernah mencoba menyalahgunakan wewenang, karena muara dari pelanggaran hukum itu adalah jeratan penjara,” tegasnya.
Bimtek tersebut digelar sebagai tindak lanjut atas temuan dan saran dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) serta Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas kepala sekolah dan bendahara dalam mengelola administrasi serta keuangan satuan pendidikan.
Gelombang pertama Bimtek diikuti 170 peserta dari jenjang Sekolah Dasar (SD). Sementara pelatihan bagi jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) dijadwalkan dilaksanakan pada awal Oktober 2026.
Selain penguatan pemahaman regulasi, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bone Bolango mendorong digitalisasi tata kelola administrasi pendidikan.
Sejumlah sistem dan layanan diperkenalkan, antara lain Cash Management System (CMS) untuk transaksi non-tunai, Dakosti untuk layanan korespondensi dan tanda tangan elektronik, Sirekap BOSP untuk rekonsiliasi kas dan aset, Lotrec untuk layanan koran rekening secara daring, serta Pancarita sebagai aplikasi perencanaan berbasis data.
Ismet berharap seluruh peserta dapat mengikuti Bimtek dengan serius dan menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam pengelolaan keuangan di masing-masing satuan pendidikan.
Ia juga berharap penerapan sistem tersebut dapat meminimalkan kesalahan administrasi sekaligus mempercepat transformasi digital tata kelola pendidikan di Kabupaten Bone Bolango.
Dengan pengelolaan yang transparan, akuntabel dan sesuai regulasi, Dana BOSP diharapkan dapat digunakan secara tepat sasaran untuk mendukung peningkatan kualitas layanan pendidikan bagi masyarakat.
Pembukaan Bimtek kemudian diresmikan oleh Bupati Bone Bolango Ismet Mile melalui pembacaan basmalah dan disambut tepuk tangan dari jajaran Dinas Pendidikan serta seluruh peserta.








