POROSNEWS.ID, Bone Bolango – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango akan menggelar sosialisasi program kendaraan listrik kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN), camat, hingga kepala desa sebagai bagian dari upaya mendorong pemanfaatan energi baru terbarukan di daerah.
Hal itu disampaikan Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, saat menghadiri pembubaran Panitia Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK Tahun 2026 di Gedung Spa Lombongo, Minggu (19/7/2026).
Dalam arahannya, Bupati meminta Sekretaris Daerah memastikan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mengikuti kegiatan sosialisasi yang dijadwalkan berlangsung pada Selasa mendatang. Ia juga menginstruksikan seluruh camat agar menghadirkan seluruh kepala desa di wilayah masing-masing.
“Seluruh OPD harus hadir. Camat saya minta memastikan tidak ada satu pun kepala desa yang absen pada kegiatan sosialisasi nanti,” tegas Ismet Mile.
Menurutnya, sosialisasi tersebut penting agar seluruh ASN dan pemerintah desa memahami program kendaraan listrik yang akan diterapkan di Bone Bolango. Ia berharap para peserta nantinya dapat menyampaikan kembali informasi tersebut kepada masyarakat.
Bupati juga mengatakan, apabila diperlukan, pemerintah daerah siap menambah jumlah peserta agar informasi mengenai program tersebut dapat diterima secara menyeluruh.
Sementara itu, perwakilan vendor kendaraan listrik menjelaskan bahwa program yang akan dijalankan di Bone Bolango tidak hanya menghadirkan kendaraan listrik, tetapi juga pembangunan battery station di sejumlah wilayah yang terintegrasi dengan penerangan jalan umum.
Program tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya konsep Bone Bolango Terang, sekaligus memperkuat infrastruktur energi ramah lingkungan di daerah.
Vendor juga menyampaikan bahwa penggunaan kendaraan listrik dinilai lebih efisien karena dapat menghemat biaya operasional dibandingkan kendaraan berbahan bakar minyak (BBM). Selain itu, pengguna akan memperoleh sejumlah fasilitas, seperti pengisian baterai gratis selama lima tahun, layanan purna jual, servis berkala, hingga layanan darurat 24 jam.
Tidak hanya kendaraan listrik, vendor juga memperkenalkan sejumlah program berbasis energi baru terbarukan lainnya, termasuk rencana penggunaan kompor listrik yang diklaim lebih hemat dibandingkan penggunaan gas elpiji.
Dalam waktu dekat, pihak vendor dijadwalkan melakukan sosialisasi lebih rinci kepada seluruh OPD, TP PKK, serta instansi pemerintah di Kabupaten Bone Bolango mengenai program dan teknologi yang ditawarkan.
Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango berharap pemanfaatan energi bersih dapat terus berkembang, meningkatkan efisiensi pengeluaran masyarakat dan ASN, serta mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan melalui pemanfaatan teknologi ramah lingkungan.
Penulis : Moh. Rizal Laiya
Editor : POROSNEWS.ID






