Bupati Bone Bolango Tekankan Evaluasi Kinerja dan Kesiapan Pilkades Serentak

Bonebolango91 Dilihat

POROSNEWS.ID, Bone Bolango – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus memperkuat konsolidasi internal demi memastikan roda pemerintahan berjalan efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Hal ini tercermin dalam Rapat Koordinasi (Rakor) evaluasi kinerja yang dirangkaikan dengan pembahasan kesiapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak 2026.

Rakor strategis tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Bone Bolango dan dihadiri jajaran lengkap pemerintah daerah, mulai dari Sekretaris Daerah, para asisten, pimpinan OPD, camat, hingga ratusan kepala desa dan lurah.

Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa evaluasi kinerja tidak boleh dipandang sebagai agenda seremonial semata. Lebih dari itu, evaluasi merupakan instrumen penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus memastikan kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Pelayanan kepada masyarakat harus menjadi prioritas utama. Kita tidak boleh lelah bekerja, karena yang kita emban adalah amanah,” tegasnya.

Bupati juga menekankan pentingnya pelayanan yang cepat, transparan, dan terukur hingga ke tingkat paling bawah, termasuk Dasawisma. Ia mendorong penguatan Standar Pelayanan Minimal (SPM), khususnya melalui Posyandu terintegrasi sebagai ujung tombak pelayanan dasar masyarakat.

Menurutnya, implementasi regulasi terbaru, termasuk Permendagri Nomor 13 Tahun 2024, harus dijalankan secara serius dan konsisten. Peran aktif aparat desa dinilai sangat menentukan dalam mendorong peningkatan kesejahteraan serta menekan angka kemiskinan di daerah.

Selain itu, aspek tata kelola pemerintahan turut menjadi perhatian serius. Dalam rakor tersebut, Bupati menghadirkan Penasihat Hukum pemerintah daerah guna memberikan penguatan terkait legalitas kebijakan dan administrasi pemerintahan.

Ia menegaskan bahwa setiap kebijakan harus melalui kajian yang matang dan terukur, sehingga tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari. Pengawasan melekat, kata dia, menjadi kunci dalam meminimalisir potensi pelanggaran, baik di tingkat desa maupun kabupaten.

“Koordinasi harus terbangun dengan baik. Setiap persoalan di lapangan harus diselesaikan secara terbuka dan akuntabel,” ujarnya.

Tak kalah penting, Rakor tersebut juga membahas secara mendalam kesiapan pelaksanaan Pilkades Serentak 2026. Bupati meminta seluruh camat dan kepala desa untuk mulai mempersiapkan tahapan sejak dini, termasuk menjaga stabilitas dan kondusivitas wilayah.

Ia berharap seluruh proses Pilkades dapat berjalan lancar, demokratis, dan melahirkan pemimpin desa yang amanah serta mampu mendorong pembangunan di tingkat desa.

Dengan penguatan sinergi lintas sektor ini, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango optimistis mampu menghadapi berbagai tantangan ke depan, sekaligus memastikan setiap program pembangunan benar-benar berdampak bagi masyarakat.