Rum Pagau Teken MoU dengan BPIFK Kemenperin RI, IKM Boalemo Siap Tembus Pasar Nasional

Boalemo, Nasional90 Dilihat

POROSNEWS.ID, Bali – Pemerintah Kabupaten Boalemo terus memperkuat langkah strategis dalam mengembangkan Industri Kecil dan Menengah (IKM) agar mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Boalemo dan Balai Pemberdayaan Industri Fesyen dan Kriya (BPIFK), Kementerian Perindustrian Republik Indonesia, yang berlangsung di Bali, Selasa (20/10/2026).

MoU tersebut ditandatangani langsung oleh Bupati Boalemo, Drs. H. Rum Pagau, bersama Kepala BPIFK Kementerian Perindustrian RI, Dickie Sulistya Aprilyanto.

Pada kesempatan yang sama, juga dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Boalemo dengan BPIFK. Penandatanganan dilakukan oleh Kepala Dinas Kumperindag Kabupaten Boalemo, Abdul Azis Djakatara, Kepala Bappeda Srijun T. Dangkua, bersama Kepala BPIFK, Dickie Sulistya Aprilyanto.

Kerja sama ini menjadi langkah konkret dalam mendorong pemberdayaan dan pengembangan IKM Boalemo, khususnya pada sektor fesyen dan kriya yang berbasis pada potensi unggulan daerah.

Melalui sinergi tersebut, sejumlah produk lokal yang menjadi kebanggaan Boalemo, seperti Karawo, Upia Karanji, serta berbagai produk kriya berbahan alam, diharapkan semakin berkembang dan memiliki nilai tambah.

Pengembangan tersebut akan diarahkan pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kualitas dan desain produk, inovasi, perluasan akses pemasaran, serta peningkatan daya saing agar produk IKM Boalemo mampu menjangkau pasar yang lebih luas.

Kerja sama ini tidak hanya menjadi formalitas penandatanganan dokumen, tetapi juga merupakan bentuk komitmen bersama dalam membangun industri kreatif daerah yang berkelanjutan.

Dengan dukungan BPIFK Kementerian Perindustrian RI, para pelaku IKM di Kabupaten Boalemo diharapkan memperoleh kesempatan lebih besar untuk meningkatkan kualitas produksi, memperluas jaringan pemasaran, serta mengembangkan usaha secara profesional.

Selain mendorong pertumbuhan sektor industri kreatif, upaya ini juga diharapkan mampu membuka peluang usaha baru, memperkuat perekonomian masyarakat, dan meningkatkan kesejahteraan para pelaku IKM di Kabupaten Boalemo.

Melalui kolaborasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, produk lokal Boalemo diharapkan semakin dikenal luas, memiliki daya saing yang kuat, serta mampu menembus pasar nasional hingga internasional.

Langkah strategis ini sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam mengoptimalkan potensi lokal sebagai salah satu penggerak pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.