Pemkab Bone Bolango Gaspol Wujudkan Jalan Tulabolo–Pinogu, Restu Menteri Kehutanan Jadi Penentu

Bonebolango122 Dilihat

POROSNEWS.ID, Bone Bolango – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus mempercepat upaya mewujudkan pembangunan ruas Jalan Tulabolo–Pinogu yang selama ini menjadi harapan masyarakat. Komitmen tersebut ditandai dengan pelaksanaan rapat koordinasi perdana Tim Pelaksana Percepatan Pembangunan Infrastruktur yang dipimpin Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, Kamis (30/7/2026).

Rapat tersebut dirangkaikan dengan audiensi bersama Direktur Jenderal Perencanaan Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian Kehutanan sebagai bagian dari langkah mempercepat proses perizinan pembangunan jalan yang melintasi kawasan hutan.

Sekda Bone Bolango, Iwan Mustapa, menjelaskan bahwa pemerintah daerah kini fokus menyiapkan seluruh kebutuhan teknis dan administrasi setelah terbitnya Surat Keputusan Tim Percepatan.

“Kita mulai menyusun langkah-langkah percepatan setelah terbitnya SK Tim Percepatan. Fokus kita adalah menyiapkan seluruh kebutuhan agar proses pembangunan Jalan Tulabolo–Pinogu dapat berjalan sesuai tahapan,” ujarnya.

Menurut Iwan, hasil audiensi dengan Kementerian Kehutanan memberikan optimisme baru bagi pemerintah daerah. Ia menyebut sinyal yang diterima dari pemerintah pusat cukup positif sehingga diharapkan persetujuan dari Menteri Kehutanan dapat terbit dalam waktu satu hingga dua bulan ke depan.

“Alhamdulillah, hasil audiensi memberikan sinyal yang baik. Mudah-mudahan dalam satu hingga dua bulan ke depan persetujuan dari Menteri Kehutanan dapat segera terbit,” katanya.

Sambil menunggu proses persetujuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus menuntaskan berbagai dokumen teknis yang menjadi syarat pelaksanaan pembangunan. Selain itu, pemerintah daerah juga mengusulkan agar ruas Jalan Tulabolo–Pinogu masuk dalam Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah sehingga memperoleh dukungan pendanaan dari pemerintah pusat.

Iwan menegaskan bahwa percepatan pembangunan jalan ini mengedepankan kolaborasi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, dan pemerintah pusat. Sinergi tersebut dinilai penting agar proses pembangunan dapat berjalan lancar, termasuk dalam aspek pembiayaan maupun pengelolaan lingkungan.

“Prinsipnya adalah kolaborasi. Pembiayaan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah kabupaten atau provinsi, tetapi juga didukung pemerintah pusat. Begitu pula pengelolaan lingkungan akan dilakukan secara bersama agar pembangunan berjalan berkelanjutan,” pungkasnya.

Pembangunan Jalan Tulabolo–Pinogu merupakan salah satu proyek infrastruktur strategis yang diharapkan mampu membuka keterisolasian wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan di kawasan pedalaman Kabupaten Bone Bolango.