Lahmudin Hambali: Pesantren Berperan Melahirkan Generasi Cerdas, Bermoral, dan Peduli Masyarakat

Boalemo135 Dilihat

POROSNEWS.ID, Boalemo – Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, menegaskan bahwa pesantren memiliki peran penting dalam melahirkan generasi bangsa yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki moral yang kuat, spiritualitas, kemandirian, serta kepedulian terhadap persoalan masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Lahmudin Hambali pada peringatan Hari Santri Nasional, Kamis (22/10/2026).

Menurutnya, peringatan Hari Santri Nasional bukan sekadar seremonial tahunan yang identik dengan sarung, peci, kitab kuning, maupun kehidupan di lingkungan pesantren. Lebih dari itu, momentum ini menjadi kesempatan untuk mengenang jasa para ulama dan santri dalam perjuangan bangsa sekaligus meneguhkan kembali tanggung jawab bersama dalam mempersiapkan masa depan Indonesia.

“Hari Santri adalah momentum untuk mengenang jasa para ulama dan santri dalam perjuangan bangsa, sekaligus meneguhkan kembali tanggung jawab kita dalam menyiapkan masa depan Indonesia,” tutur Lahmudin.

Ia menyampaikan, Indonesia membutuhkan generasi muda yang memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kekuatan moral, dan spiritualitas. Generasi tersebut juga diharapkan mampu menjadi pribadi yang mandiri serta memiliki kepekaan terhadap berbagai persoalan sosial di tengah masyarakat.

“Negeri ini membutuhkan generasi tidak hanya cerdas secara intelektual, tapi kuat secara moral bahkan secara spiritual, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap persoalan masyarakat,” ungkapnya.

Lahmudin menilai, nilai-nilai pendidikan yang ditanamkan di pesantren menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk karakter generasi bangsa. Melalui pendidikan agama, pembinaan akhlak, serta pembiasaan hidup mandiri, pesantren diharapkan terus berkontribusi dalam mencetak generasi yang berkualitas.

Ia berharap, peringatan Hari Santri Nasional dapat menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus mendukung pendidikan pesantren dan memberikan ruang bagi para santri untuk mengambil peran dalam pembangunan bangsa.

Dengan demikian, para santri tidak hanya menjadi penerus perjuangan para ulama, tetapi juga mampu tampil sebagai generasi yang berilmu, berakhlak mulia, mandiri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.