Ismet Mile Luncurkan RAMONA KADES DI KABON, Kabila Bone Jadi Pilot Project Pengembangan Kawasan Perdesaan

Bonebolango99 Dilihat

POROSNEWS.ID, Bone Bolango — Pemerintah Kabupaten Bone Bolango mulai mendorong pembangunan berbasis kawasan perdesaan melalui program RAMONA KADES DI KABON (Strategi Mendorong Pembangunan Kawasan Perdesaan di Kecamatan Kabila Bone). Program ini diarahkan untuk mengubah potensi lokal menjadi kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Program tersebut diluncurkan langsung oleh Bupati Bone Bolango, Ismet Mile, di Azlea Convention Centre, Kota Gorontalo, Selasa (27/10/2026). Mengusung tema “Dari Potensi Desa Menjadi Kekuatan Ekonomi Kawasan”, peluncuran ini menandai upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pembangunan perdesaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Dalam program tersebut, Kecamatan Kabila Bone ditetapkan sebagai proyek percontohan atau pilot project pengembangan kawasan perdesaan di Kabupaten Bone Bolango.

Penetapan ini menjadi langkah awal untuk mengoptimalkan potensi wilayah melalui pendekatan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada masing-masing desa, tetapi juga pada keterhubungan ekonomi antardesa dalam satu kawasan.

Bupati Ismet Mile menegaskan, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya bertumpu pada gagasan dan perencanaan. Menurutnya, dukungan kemampuan keuangan yang memadai menjadi salah satu faktor penting agar program pembangunan dapat direalisasikan secara maksimal.

“Pembangunan kawasan Kabila Bone ini tentunya menjadi tujuan utama pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten dalam mendorong percepatan pembangunan. Indikatornya bermuara pada stabilitas dan kesejahteraan,” ujar Ismet Mile.

Ia menjelaskan, pengembangan kawasan perdesaan di Bone Bolango akan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan potensi serta peluang yang dimiliki setiap wilayah.

Dari 18 kecamatan yang ada di Kabupaten Bone Bolango, pemerintah daerah berharap pendekatan pembangunan berbasis kawasan dapat menjadi strategi untuk mempercepat kemajuan daerah sekaligus memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat.

Namun, menurut Ismet, pencapaian tujuan tersebut membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan. Pemerintah, masyarakat, akademisi, dunia usaha, perbankan, dan berbagai pihak terkait perlu membangun kerja sama agar program yang dirancang tidak berhenti pada tataran konsep, melainkan menghasilkan dampak nyata.

Perencanaan Harus Berujung pada Manfaat Nyata

Pada kesempatan yang sama, apresiasi disampaikan kepada Kepala Bappeda-Litbang Kabupaten Bone Bolango beserta jajaran atas inisiatif dan pengawalan program strategis tersebut.

Peran Bappeda-Litbang dinilai penting dalam memastikan perencanaan pembangunan berjalan terarah, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta menjaga agar pelaksanaan program selaras dengan prioritas pembangunan daerah.

Peluncuran RAMONA KADES DI KABON turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Bone Bolango, Sekretaris Daerah, jajaran pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), perwakilan instansi vertikal dan OPD Provinsi Gorontalo, akademisi, tenaga ahli bupati, unsur perbankan, pihak swasta, Camat Kabila Bone, serta para kepala desa se-Kecamatan Kabila Bone.

Melalui program ini, Pemkab Bone Bolango menargetkan potensi desa dapat dikembangkan menjadi kekuatan ekonomi kawasan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan turut mendorong peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Kabila Bone diharapkan menjadi contoh bagi kecamatan lain dalam mengembangkan potensi lokal secara terintegrasi. Keberhasilan program ini nantinya akan sangat ditentukan oleh kemampuan pemerintah dan masyarakat dalam mengelola sumber daya, membangun kemitraan, serta memastikan manfaat pembangunan dirasakan secara langsung.

Pada akhirnya, pembangunan kawasan perdesaan bukan semata-mata tentang merancang program, melainkan tentang bagaimana potensi yang tersedia mampu menciptakan peluang usaha, memperkuat ekonomi masyarakat, dan menghadirkan kesejahteraan yang berkelanjutan.