POROSNEWS.ID, Boalemo – Pemerintah Kabupaten Boalemo terus memperkuat budaya literasi di tengah masyarakat melalui penyelenggaraan Festival Literasi Tahun 2026 yang digelar oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Boalemo di Pendopo Kantor Bupati, Kamis (29/10/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, S.Sos., M.Si., yang menyampaikan apresiasi kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan atas terselenggaranya Festival Literasi Tahun 2026.
Menurut Lahmudin, kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Boalemo dalam menggalakkan budaya gemar membaca sekaligus meningkatkan kemampuan literasi masyarakat, khususnya di kalangan pelajar.
Ia menilai, Festival Literasi menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kembali minat baca masyarakat serta mendorong anak-anak dan generasi muda menjadikan aktivitas membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Pemerintah Kabupaten Boalemo akan terus mendukung program-program peningkatan minat baca masyarakat,” tegas Lahmudin.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa literasi tidak hanya sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mencakup kemampuan memahami, menyaring informasi, serta memanfaatkan pengetahuan untuk menciptakan perubahan positif dalam kehidupan.
Menurutnya, tantangan literasi di era digital semakin kompleks. Generasi muda dihadapkan pada derasnya arus informasi yang menuntut kemampuan untuk membedakan informasi yang benar dan tidak benar, memahami informasi secara bijak, serta memanfaatkannya untuk hal-hal yang bermanfaat.
Karena itu, penguatan budaya literasi dinilai penting agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu berpikir kritis dan mengambil keputusan secara tepat berdasarkan informasi yang dapat dipercaya.
Melalui Festival Literasi Tahun 2026, Lahmudin berharap masyarakat luas dapat memanfaatkan kegiatan tersebut dengan sebaik-baiknya sebagai upaya meningkatkan pengetahuan, memperluas wawasan, dan membangun kebiasaan membaca.
Pemerintah Kabupaten Boalemo pun berkomitmen untuk terus mendorong berbagai program yang dapat meningkatkan minat baca dan memperkuat budaya literasi, sehingga terwujud masyarakat yang cerdas, berpengetahuan, serta mampu menghadapi tantangan perkembangan zaman.






