POROSNEWS.ID, Boalemo – Bupati Boalemo, Drs. Rum Pagau, mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama melestarikan dan menghidupkan kembali kebudayaan daerah Gorontalo yang mulai tergerus oleh kemajuan zaman.
Ajakan tersebut disampaikan Rum Pagau saat menghadiri Puncak Peringatan Hari Kebudayaan Nasional yang dipusatkan di Alun-Alun Tilamuta, Kabupaten Boalemo, Sabtu (17/10/2026).
Pada kesempatan itu, Bupati Rum Pagau sekaligus menutup seluruh rangkaian kegiatan Lomba Seni dan Budaya Daerah tingkat Kabupaten Boalemo yang diselenggarakan oleh Kantor Pelestarian Kebudayaan Wilayah Provinsi Gorontalo selama tiga hari di Kabupaten Boalemo.
Bupati Rum Pagau juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Kantor Pelestarian Kebudayaan Wilayah Provinsi Gorontalo yang telah memilih Kabupaten Boalemo sebagai pusat pelaksanaan Peringatan Hari Kebudayaan Nasional.
Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi Pemerintah Kabupaten Boalemo, terlebih kegiatan itu turut dirangkaikan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Boalemo ke-27 tahun.
Ia menegaskan bahwa kebudayaan daerah Gorontalo merupakan aset berharga yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
“Budaya daerah Gorontalo ini perlu kita lestarikan kembali, karena ada beberapa budaya Gorontalo yang sudah punah seiring dengan kemajuan zaman,” ujar Rum Pagau.
Ia menjelaskan, perkembangan zaman tidak boleh menjadi alasan bagi masyarakat untuk melupakan tradisi dan kebiasaan leluhur yang memiliki nilai sejarah serta identitas bagi masyarakat Gorontalo.
Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk mengangkat kembali berbagai tradisi dan kebudayaan daerah agar tetap dikenal, dipelajari, dan dilestarikan oleh generasi muda.
Rum Pagau juga menekankan pentingnya menjadikan kebudayaan sebagai salah satu potensi pengembangan pariwisata daerah.
Menurutnya, pariwisata berbasis kebudayaan atau cultural tourism dapat menjadi salah satu upaya untuk menjaga keberlangsungan tradisi sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Gorontalo kepada masyarakat luas.
“ Aset budaya daerah Gorontalo ini tak ternilai harganya. Olehnya itu, agar budaya ini tidak punah di tengah kemajuan zaman, kita akan lestarikan melalui pariwisata berbasis kebudayaan (cultural tourism),” tuturnya.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian budaya semakin meningkat. Selain itu, kegiatan seni dan budaya diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengenal serta mengembangkan warisan leluhur.
Kegiatan Puncak Peringatan Hari Kebudayaan Nasional tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali, S.Sos., M.Si., Kepala Kantor Pelestarian Kebudayaan Wilayah Provinsi Gorontalo Moch. Andri WP, S.Sos., M.Sos., Sekretaris Daerah Kabupaten Boalemo Prof. Dr. Nurdin Baderan, SP., M.Si., Ketua TP-PKK Boalemo Ny. Hartati Moha Pagau, S.Pd., M.Si., Wakil Ketua TP-PKK Boalemo Ny. Rina Sarkam Hambali, ST., unsur Forkopimda, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo.






