Iwan Mustapa : Transformasi Digital Kunci Membangun Kesadaran Masyarakat Hidup Bersih dan Sehat

Bonebolango17 Dilihat

POROSNEWS ID, Bone Bolango – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus mendorong pemanfaatan teknologi digital sebagai bagian dari strategi meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, pemerintah berharap inovasi digital mampu memperkuat penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) hingga ke tingkat desa.

Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Iwan Mustapa, saat membuka kegiatan Pemanfaatan Teknologi Digital sebagai Media Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Keluarga Produktif di Desa Tanggilingo, Kecamatan Kabila, yang digelar di Hotel Toewawa, Senin (3/8/2026).

Dalam sambutannya, Iwan Mustapa menegaskan bahwa transformasi digital tidak hanya berperan dalam meningkatkan efektivitas pelayanan publik, tetapi juga menjadi instrumen penting untuk membangun kesadaran masyarakat dalam menerapkan pola hidup sehat.

“Kita tidak bisa lagi mengandalkan cara-cara konvensional. Kita harus berani melakukan perubahan dan memanfaatkan teknologi digital sebagai instrumen untuk mempercepat pelayanan, meningkatkan efisiensi, sekaligus membangun perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi merupakan langkah strategis dalam menghadirkan inovasi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat, akademisi dinilai mampu menghadirkan solusi yang relevan dengan kebutuhan daerah.

“Kami mengapresiasi kontribusi perguruan tinggi yang terus hadir di tengah masyarakat. Ini menjadi bentuk kolaborasi yang sangat penting dalam mendukung pembangunan daerah, terutama membangun kesadaran masyarakat melalui pendekatan yang lebih inovatif,” katanya.

Iwan menjelaskan, perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), membuka peluang besar untuk memperluas akses masyarakat terhadap edukasi kesehatan. Berbagai platform digital seperti media sosial, video edukasi, hingga aplikasi berbasis AI dapat dimanfaatkan untuk menyampaikan pesan-pesan kesehatan secara lebih menarik, sederhana, dan mudah dipahami.

“Yang terpenting adalah kontennya mudah dipahami dan mampu mengubah perilaku masyarakat. Teknologi digital harus kita manfaatkan untuk mendorong masyarakat lebih peduli terhadap kesehatan dan melakukan upaya pencegahan sejak dini,” jelasnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa penerapan PHBS merupakan bagian dari strategi preventif pemerintah dalam menekan risiko penyakit sekaligus mengurangi beban pembiayaan kesehatan. Meski pemerintah terus mengoptimalkan akses layanan kesehatan, termasuk melalui kepesertaan BPJS Kesehatan, perubahan perilaku masyarakat tetap menjadi langkah paling efektif dalam meningkatkan derajat kesehatan.

Pada kesempatan tersebut, Sekda berharap Desa Tanggilingo dapat menjadi pilot project penerapan teknologi digital untuk mendukung PHBS yang nantinya bisa direplikasi di desa-desa lain di Kabupaten Bone Bolango.

“Kalau program ini berhasil di Tanggilingo, tentu akan menjadi praktik baik yang dapat direplikasi di desa-desa lain. Pemerintah daerah siap mendukung agar inovasi seperti ini terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya.